DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  – Jajaran Polsek Jorong bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus operasional tambang dan minibus pariwisata di kawasan Jembatan Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Minggu (19/7/2026) dini hari.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Menurutnya, hingga Minggu pagi, personel masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan korban, mengumpulkan keterangan saksi, serta menyusun kronologi pasti kecelakaan.

"Anggota kami masih di lapangan. Informasi lengkap akan kami sampaikan setelah seluruh proses pendataan dan penyelidikan selesai," ucap Rahmad.

Pihak kepolisian  berharap masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kecelakaan dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

Sebelumnya, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.30 Wita di dekat Jembatan Asam-Asam itu melibatkan sebuah bus operasional tambang dan minibus pariwisata. 

Dikabarkan, ada 19 orang yang jadi korban. Semua langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat yaitu ke IGD Klinik Mitra Sehat Asam-Asam.

Sebagian lagi dievakuasi ke RSUD KH Mansyur di Desa Kintap, Kecamatan Kintap untuk mendapatkan penanganan medis. 

Informasi sementara menyebutkan terdapat korban yang mengalami patah kaki, sementara kondisi korban lainnya masih didata.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan olah TKP dan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan serta identitas seluruh korban yang terlibat.

(derapwaktu.com/dw1)