Bagi Syahna, berdiri di podium pada kejuaraan yang diikuti petenis-petenis muda terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan sudah menjadi pencapaian yang membanggakan.
Apalagi dirinya baru sekitar tiga tahun menekuni olahraga tenis lapangan.
"Alhamdulillah senang bisa membawa nama baik sekolah. Prestasi ini menjadi penyemangat buat saya untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar ke depan bisa meraih hasil yang lebih baik," ujar Syahna.
Putri ketiga dari empat bersaudara pasangan Banyu Langit Roynalendra Nareswara dan Rahmi Nareswara itu mengaku masih memiliki banyak kekurangan.
Karena itu, ia bertekad terus mengasah teknik, memperkuat mental bertanding, dan menambah pengalaman melalui berbagai turnamen yang akan datang.
Di balik kesibukannya berlatih tenis, Syahna juga aktif mengembangkan bakat di bidang seni tari.
Ia menjadi bagian dari tim tari SMPN 1 Pelaihari yang baru saja mengikuti Lomba FLS3N Kategori Tari Kreasi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Penampilan tim dikirim dalam bentuk video dan kini masih menunggu hasil penilaian dewan juri.
Kemampuan menyeimbangkan kegiatan olahraga dan seni menjadi tantangan tersendiri bagi Syahna. Namun, dengan dukungan keluarga dan sekolah, ia berusaha menjalani keduanya secara maksimal tanpa mengesampingkan kewajiban sebagai pelajar.
Prestasi yang diraih Syahna menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi latihan mampu membuahkan hasil.
Meski baru mengawali perjalanan di dunia tenis, ia berharap dapat terus berkembang dan suatu saat nanti mempersembahkan prestasi yang lebih tinggi, baik untuk SMPN 1 Pelaihari maupun Kabupaten Tanah Laut.
Remaja ini juga atlet picleball. Rencananya juga akan kembali mengikuti turnamen cabang olahraga ini di Kota Banjarmasin
Pada 2025 lalu, Syahna berhasil mempersembahkan medali perunggu pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalsel di Tala.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)