DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI  — Penguatan struktur dan pembagian peran menjadi perhatian dalam rapat koordinasi dan konsolidasi DPP, DPW, dan DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diikuti jajaran DPC PKB Kabupaten Tanah Laut, Rabu (7/10/2026).

Ketua DPC PKB Tanah Laut HM Zazuli atau yang akrab disapa H Uli mengikuti rapat tersebut secara virtual dari Sekretariat DPC PKB Tala di kawasan Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari.

Rapat konsolidasi tersebut langsung dipimpin oleh Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. 

Sejumlah hal strategis organisasi dibahas, mulai dari struktur tim, pembagian peran hingga bagaimana jaringan yang dimiliki partai dapat dimanfaatkan secara optimal.

H Uli mengatakan, konsolidasi menjadi penting untuk memastikan setiap unsur organisasi memahami posisi dan tanggung jawabnya.

"Ini bagian dari konsolidasi untuk menyamakan langkah dan memperkuat kerja organisasi dari pusat sampai daerah," ujar H Uli.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga mendorong jajaran PKB agar tidak mengabaikan kekuatan jaringan komunikasi yang sudah dimiliki.

Jaringan organisasi, menurut pesan yang disampaikan Cak Imin, dapat sekaligus menjadi media untuk menyampaikan berbagai aktivitas dan kerja yang dilakukan struktur PKB.

"Kerjakan apa yang kalian mediakan, mediakan apa yang kalian kerjakan," pesan Cak Imin.

Ia juga mengingatkan agar perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), dimanfaatkan secara bijak dalam mendukung kerja organisasi.

Pesan tersebut menjadi perhatian bagi jajaran PKB di daerah. H Uli menilai perkembangan media dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi organisasi, sepanjang digunakan secara bertanggung jawab.

"Teknologi dan media harus dimanfaatkan untuk menyampaikan kerja-kerja organisasi secara baik dan sesuai fakta," katanya.

Selain persoalan organisasi dan komunikasi, konsolidasi juga membawa pesan yang lebih luas mengenai orientasi PKB dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Salah satu pokok yang disampaikan adalah pentingnya menjalankan amanah Pasal 33 UUD 1945 sebagai bagian dari orientasi kebangsaan.

PKB juga didorong untuk mengambil peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta menjadi bagian dari kekuatan yang menopang Negara Kesatuan Republik Indonesia.

H Uli mengatakan, pesan tersebut sejalan dengan pentingnya menjaga keberadaan PKB agar tetap dekat dengan masyarakat.

"Pada akhirnya organisasi harus memberikan manfaat. Struktur yang kuat harus dibarengi dengan kerja nyata dan kehadiran di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, konsolidasi akan terus menjadi bagian dari penguatan organisasi PKB di Tanah Laut, termasuk memastikan komunikasi antarpengurus berjalan baik serta pembagian tugas dapat dilaksanakan sesuai tanggung jawab masing-masing.

Dengan demikian, rapat koordinasi tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian arahan dari tingkat pusat, tetapi juga menjadi momentum bagi jajaran PKB di daerah untuk memperkuat koordinasi, jaringan dan kerja organisasi.

(derapwaktu.com/roy)