DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Cahaya ratusan obor yang berarak di sepanjang jalan Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, malam tadi, menjadi magnet bagi masyarakat untuk keluar rumah.
Warga berbondong-bondong memadati tepi jalan guna menyaksikan pawai obor yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Amin dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa ketika ratusan santri dan santriwati berjalan menyusuri rute sekitar dua kilometer sambil melantunkan syair Burdah dan selawat. Iringan lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW itu menggema di tengah malam pergantian tahun Hijriah.
Sebelum pawai dimulai, para santri lebih dulu mengikuti tradisi minum susu bersama. Ini bagian dari rangkaian penyambutan Tahun Baru Islam yang rutin dilaksanakan di lingkungan pesantren.
Pimpinan Ponpes Raudhatul Amin, Muhammad Solihin (Guru Lihin), mengatakan pawai obor merupakan agenda tahunan yang selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
"Alhamdulillah kegiatan tahun ini berlangsung cukup meriah. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan ikut memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam," ujarnya.
Menurut Guru Lihin, selain sebagai syiar Islam, pawai obor juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antara santri dan masyarakat sekitar.
Ia berharap lantunan selawat yang dikumandangkan sepanjang perjalanan dapat membawa keberkahan bagi lingkungan setempat dan bangsa Indonesia.
"Semoga melalui pembacaan selawat ini, kampung kita mendapat keberkahan dan bangsa Indonesia senantiasa diberikan perlindungan dari segala bala dan musibah," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, personel Satlantas Polres Tanah Laut bersama relawan turut melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, terutama di sejumlah persimpangan yang dilalui rombongan peserta.
Antusiasme warga terlihat jelas dari ramainya masyarakat yang menyaksikan pawai. Salah satunya M Yamin, warga Pelaihari, yang datang bersama keluarga besarnya untuk melihat langsung kemeriahan kegiatan tersebut.
"Setiap tahun saya selalu menunggu pawai obor seperti ini. Suasananya sangat meriah dan membuat kita semakin merasakan semangat menyambut Tahun Baru Islam. Anak-anak juga senang melihat iring-iringan santri membawa obor sambil berselawat," ujarnya.
Hal senada disampaikan Saniah yang menyaksikan pawai bersama sejumlah kerabatnya. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga mengandung nilai edukasi keagamaan.
"Kami sangat senang bisa menyaksikan pawai obor ini. Selain meriah, kegiatan seperti ini mengingatkan masyarakat untuk menyambut tahun baru dengan kegiatan positif dan bernuansa religius. Semoga tradisi ini terus dilestarikan," katanya.
Selain Ponpes Raudhatul Amin, sejumlah lingkungan RT di Kelurahan Sarang Halang juga menggelar pawai obor untuk menyambut datangnya 1 Muharram.
Rangkaian kegiatan berakhir di Langgar Darul Hidayah. Setelah pawai selesai, para santri, orang tua santri, dan warga menikmati nasi bungkus yang telah disiapkan panitia sebagai wujud syukur dan kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
(derpwaktu.com/dw1)
Komentar (0)