DERAPWAKTU.COM, MARABAHAN - Di tengah ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kebutuhan pangan dan perlindungan kesehatan menjadi perhatian bagi warga terdampak di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan.

Merespons kondisi tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Bunda PAUD Kalsel, Hj Fathul Jannah, turun langsung menyalurkan bantuan sembako, paket kesehatan, serta bingkisan untuk balita, Sabtu (17/10/2026) sore.

Bantuan itu dihimpun dari sejumlah pemerintah kabupaten/kota dan kader PKK se-Kalimantan Selatan. 

Penyalurannya menyasar masyarakat terdampak serta relawan yang berjibaku menangani kebakaran dan dampak kabut asap.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat dan para relawan yang sedang berjuang menghadapi dampak kebakaran dan kabut asap,” ujar Fathul Jannah.

Penyaluran bantuan diawali di Kantor Desa Puntik Tengah, Jalan Ray 12, RT 05, Kecamatan Mandastana. 

Di lokasi tersebut, warga juga berkesempatan mengikuti sosialisasi dan berdialog dengan tenaga kesehatan dari RSUD Ansari Saleh mengenai kondisi kesehatan di tengah paparan kabut asap.

Selain bantuan sembako, Fathul Jannah menyerahkan bingkisan untuk balita. 

Perhatian terhadap kelompok usia dini itu menjadi bagian penting dalam upaya membantu keluarga memenuhi kebutuhan anak di tengah situasi darurat.

Paparan asap kebakaran dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti balita. 

Karena itu, edukasi kesehatan dan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat menjadi bagian dari respons yang diperlukan selain upaya pemadaman api.

Rombongan kemudian bergerak ke Kantor Kecamatan Mandastana untuk menemui relawan karhutla. 

Bantuan berupa sembako, paket kesehatan, dan kebutuhan lainnya diserahkan guna mendukung para petugas yang bekerja di lapangan.

Fathul Jannah berharap hujan segera turun agar titik-titik api dapat dipadamkan dan kabut asap berangsur menghilang.

“Kami sangat berharap hujan segera turun, titik-titik api dapat dipadamkan, dan kabut asap berangsur menghilang sehingga kualitas udara kembali membaik. Dengan begitu, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Kalsel bersinergi dengan TP PKK Kabupaten Batola, TP PKK Kota Banjarmasin, serta instansi terkait, termasuk RSUD Ansari Saleh, untuk mendukung penanganan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Fathul Jannah juga mengajak masyarakat dan berbagai pihak memperkuat kepedulian serta semangat gotong royong dalam menghadapi dampak karhutla.

“Yang terpenting, kita saling membantu dan menjaga kesehatan bersama. Semoga masyarakat yang terdampak maupun para relawan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam menghadapi situasi ini,” pungkasnya.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, TP PKK Kalsel berharap kebutuhan dasar warga dan relawan dapat terbantu, sembari mendorong perhatian bersama terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat selama kabut asap masih menjadi ancaman.

(derapwaktu.com/roy)


Foto: Fitrah Teguh/Biro Adpim