Kepala Desa Sumber Mulya, Endro Suwarsono, ketika dikonfirmasi menuturkan korban sebelumnya memang pernah tercatat sebagai warga desanya.
Namun, jelasnya, secara administratif, korban telah pindah domisili yakni di desa tetangga yaitu Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari..
Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban baru saja menjemput anak dari sekolah di Kota Pelaihari. Dalam perjalanan pulang mengalami laka lantas tersebut.
Endro mengatakan berdasar informasi yang beredar, pengemudi pikap tersebut dalam kondisi mengantuk. "Tapi gak tahu juga seperti apa, nanti dari polisi yang tahu pasti penyebabnya," paparnya
Insiden laka tersebut saat telah ditangani Sarlantas Polres Tala.
Ibu Meninggal di Rumah Sakit
Endro mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, korban anak meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara sang ibu sempat dibawa ke rumah sakit di Kota Pelaihari, tetapi kemudian dinyatakan meninggal.
Jenazah keduanya kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Sumber Mulya.
Meski secara administratif keluarga korban sudah tidak tercatat sebagai warga Desa Sumber Mulya, Endro mengatakan dirinya tetap membantu mengurus administratif untuk asuransi dan lainnya.
“Walaupun secara administrasi sudah bukan warga Sumber Mulya, keluarga besarnya masih ada di sini. Kami tetap membantu untuk kelancaran pengurusan dan hak-hak yang bisa didapatkan keluarga,” katanya.
Rencananya, kedua jenazah akan dimakamkan di Desa Sumber Mulya setelah salat Magrib.
Bukan Tepat di Gunung Rimpi
Lebih lanjut Endro juga memberikan klarifikasi mengenai lokasi kecelakaan yang sebelumnya ramai disebut terjadi di kawasan Gunung Rimpi.
Ia mengatakan lokasi kecelakaan bukan tepat di kawasan Gunung Rimpi, melainkan berada di sebuah tikungan pada ruas jalan yang berkelok di sekitar kawasan Taman Brajamusti.
Sementara itu, kronologi lengkap kecelakaan, termasuk penyebab dan kendaraan yang terlibat, masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)